SDIT SMPIT TAHFIDZ NURUL ISLAM UPACARA BENDERA HARI PRAMUKA

Hari Pramuka sendiri lahir pada tanggal 14 Agustus 1961 yang lalu, yang memberikan dampak positif bagi pamuda Indonesia.

Sedikit sejarah lahirnya hari Pramuka, cikal bakal pramuka di Indonesia berasal dari organisasi Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) bentukan Belanda pada tahun 1912.

Istilah Padvinders merupakan istilah organisasi Pramuka yang berada di Belanda.

Sejumlah tokoh nasional kemudian mengubah istilah Padvinders menjadi Pandu atau Kepanduan ada zaman penjajahan Jepang, organisasi Kepanduan sempat dilarang.

Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, para tokoh nasional pun membentuk satu wadah organisasi kepanduan di Indonesia.

Presiden Soekarno memerintahkan untuk menggabungkan semua organisasi kepanduan dalam satu wadah pada tahun 1961.

Hal itu bertujuan untuk menyatukan semua organisasi kepemudaan di Indonesia.

Presiden Soekarno kemudian membentuk sebuah panitia yang terdiri dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Dr. Prijono, Achmadi, Moeljadi Djojomartono, dan Dr. Azis Saleh.

Setelah itu, muncullah Keppres Nomor 109 Tahun 1961 tertanggal 31 Maret 1961.

Keppres Nomor 109 Tahun 1961 sempat diduga bermuatan komunis karena adanya peran Prijono dan Achmadi yang saat itu dituding beraliran komunis.

Soekarno kemudian memerintahkan untuk mengganti Keppres itu menjadi Keppres No 238 tahun 1961.

Seperti dikutip dari pramukaria.id, Pelantikan Mapinas (Majlis Pimpinan Nasional), Kwarnas dan Kwarnari dilakukan pada 14 Agustus 1961 di Istana Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas