Keutamaan Malam Lailatul Qodar

Di 10 hari terakhir Ramadhan, umat muslim berlomba-lomba untuk menyambut malam Lailatul Qadar. Intensitas ibadah dan amal saleh ditingkatkan agar dapat meraih kemuliaan malam yang begitu istimewa tersebut.
Al-Quran dan hadis mengemukakan banyak keutamaan tentang malam Lailatul Qadar yang tidak dapat ditemukan pada malam-malan lainnya. Apa saja keutamaan lailatul Qadar? Berikut 5 keutamaan malam Lailatul Qadar menurut Al-Quran dan hadis.

Malam yang lebih baik dari seribu bulan

Ini dijelaskan dalam Surat Al-Qadr ayat 3. Dalam tafsir al-Thabari, disebutkan ada Mujahid yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan “lebih baik dari seribu bulan” adalah amal, puasa, dan sholat yang dikerjakan pada malam Lailatul Qadar lebih baik dari amalan yang dilakukan selama seribu bulan.

Para Malaikat Turun ke Bumi

Menurut tafsir al-Baghowy tentang surat Al-Qadar ayat 4, pada malam Lailatul Qadar, malaikat turun dengan izin Tuhan mereka dengan membawa segala perkara (kebaikan dan keberkahan). Malam itu, jumlah malaikat yang turun ke bumi sangat banyak, lebih banyak dari jumlah kerikil di bumi.

Menghapus Dosa

Dosa orang-orang yang beribadah dan melakukan amal saleh pada malam Lailatul Qadar akan diampuni Allah SWT. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa melaksanakan sholat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR. Bukhari).

Keselamatan dan Keberkahan Dari Malam Hingga Terbit Fajar

Saking istimewanya Lailatul Qadar, Allah menjanjikan bahwa pada malam tersebut sampai terbit fajar, umat Islam akan diliputi keselamatan. Ini tertuang dalam surat Al-Qadr ayat 5.
Mujahid, seorang murid Ibnu Abbas, menjelaskan bahwa pada malam itu tidak ada penyakit dan setan sama sekali. Sedangkan Qotadah menjelaskan bahwa maksud keselamatan pada malam itu adalah kebaikan dan keberkahan (Zaadul Masiir karya Ibnul Jauzi (6/179-180)).

Ditulis takdir seluruh makhluk sejak malam itu hingga tahun berikutnya

Dalam surat ad-Dhukan ayat 4, dijelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar, terjadi penetapan perkara (takdir) dengan penuh hikmah.
Selain itu, Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Pada malam Lailatul Qadar ditetapkan di Lauhul Mahfuzh mengenai takdir dalam setahun yaitu terdapat ketetapan ajal dan rezeki, begitu pula berbagai kejadian yang akan terjadi dalam setahun. Demikianlah yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak, dan ulama salaf lainnya.” Hal ini tertuang dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Selamat Datang,Ada yang bisa kami bantu?
Assalamu'alaikum,
Silahkan bertanya kepada kami. Kami Siap membantu anda
Powered by
%d blogger menyukai ini: