MELAWAN KEJENUHAN

Berawal dari pertanyaan sangat sederhana, siapa dari kita yang tidak pernah pada titik kejenuhuan !!, suatu keadaan dimana ada perasaan bosan atau jemu dengan situasi atau kondisi tertentu, Rasa bosan atau kurang semangat dalam beraktifitas akibat rutinitas yang terus berulang, dan sangat sedikit mengalami perubahan suasana, sehingga sulit terbentuk spirit yang akan membuat semangat.

Tidak bisa dipungkiri bahwa siapapun pada saatnya akan pada level itu, Hanya manusia yang sempurna yang tidak pernah merasakan kejenuhan, Pertanyaannya,, adakah dari kita yang sempurna,,,!! Karena pada dasarnya kejenuhan adalah momen yang pasti akan dilalui setiap manusia. Baik itu kejenuhan dalam belajar, bekerja, aktivitas rutin, relationship dan lain-lain yang sifatnya kontinyu. Kejenuhan bisa terlihat dari tingkah laku seseorang yang kurang semangat, ekspresi wajah yang tidak seperti biasanya, sikap yang berubah, dan biasanya lebih condong mengeluh dalam menyikapi sesuatu yang terjadi, dan kejenuhan kadang menjadi pemicu mengingatkan kembali masa silam seseorang yang pahit dan menyedihkan.

Disadari atau tidak, siapapun tentu mempunyai pengalaman pahit yang kadang sulit untuk dilupakan, dalam kondisi tertentu seringkali pengalaman pahit itu tiba-tiba muncul. Contoh, bagi pelajar yang tidak lulus dalam ujian sekolah, seorang Pengusaha yang awalnya sukses, karena suatu hal mengalami bangkrut bahkan habis termasuk semua asetnya, suami-istri yang dulunya sangat harmonis dalam mengarungi bahtera rumah tangga, karena masalah yang timbul, dengan sangat terpaksa rumah tangga tidak bisa dipertahankan dan harus bercerai. Ironisnya masing-masing suami istri saling menyalahkan dan cenderung membenarkan dirinya. Sementara kita sadar tidak ada satupun anak dimuka bumi ini yang menghendaki orang tuanya berpisah, karena mereka tahu sesungguhnya dirinyalah yang akan menjadi korban batin. Semua itu adalah contoh pengalaman pahit yang sering terjadi. Pengalaman pahit ini kerap kali muncul disaat seseorang mengalami titik jenuh.

Oleh karenanya sangat beresiko bila kejenuhan tidak segera dicarikan solusinya, karena “penyakit” yang satu ini ibarat mesin, yang diserang motor penggeraknya, sehingga ketika motor sebagai jantung mesin itu bermasalah, maka tidak akan berfungsi kelengkapan lainnya. Sebelum memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk menghilangkan kejenuhan, harus terlebih dahulu diketahui sebab musabab yang membuat rasa jenuh itu muncul.

Salah satu contoh yang membuat rasa jenuh bisa muncul adalah akibat menjalankan rutinitas yang sama setiap harinya. Ambil contoh seorang TKW yang bekerja diluar negeri Malaysia, Saudi Arabia, Hongkong, Brunei dll, Pada awalnya kegiatan rutinitas yang selalu sama dalam setiap harinya tidak terasa menjenuhkan dan enjoy aja, bahkan terasa begitu menyenangkan, namun seiring berjalannya waktu secara perlahan kegiatan yang awalnya menyenangkan itu berubah menjadi sesuatu yang membosankan, dan seiring berjalannya waktu juga, kebosanan itu “naik level” menjadi sesuatu yang menjenuhkan. Apabila masalah yang muncul ini tidak segera dicarikan solusinya, maka setengah bisa dipastikan orang tersebut tidak akan focus dan maksimal dalam mengerjakan pekerjaan yang memang menjadi tanggung jawabnya.

Beberapa tips yang bisa mengurangi bahkan mengatasi rasa kejenuhan diantaranya:

Melakukan kegiatan diluar kebiasaan

Dengan melakukan aktifitas yang tidak pernah dilakukan, akan menghadirkan energy baru dalam diri seseorang. Karena tanpa disadari orang tersebut seakan telah menemukan mainan baru yang mampu  melenakan aktifitas-aktiftas lain meskipun sebenarnya itu lebih urgent. Seperti halnya anak yang sedang asik bermain kadang dia lupa makan. Dengan demikian seseorang akan menemukan semangat baru untuk kembali melakukan aktifitas rutinya.

Berhentilah sejenak.

Kalau kita perhatikan hampir semua aktifitas atau kegiatan apapun bentuknya, selalu ada jedah waktu untuk istirahat. Dalam seminar ada istilah coffe break, saat upacara ada istirahat ditempat dan masih banyak lagi yang lain. Maka salah satu tips untuk menghilangkan kejenuhan adalah dengan berhenti sejenak dan mencoba melihat semua yang Anda lakukan secara komprehensif dari sudut pandang yang berbeda. langkah ini akan memberikan banyak manfaat, karena urat syaraf yang tadinya menegang menjadi normal kembali dan bisa lebih rilek, yang pasti akan mendapat waktu sejenak untuk mengembalikan energi, semangat baru dan ketajaman pikiran. Bahkan energy yang baru mampu menghasilkan kreasi yang lebih inovatif.

 

Mencintai pekerjaan

Kebanyakan orang ketika sudah dalam pertengahan aktifitas pekerjaannya rasa jenuh mulai muncul, kadang ada sebagian orang saat akan berangkat kerja mereka sudah kebayang rutinitas pekerjaanya, sehingga rasa jenuh itu muncul sebelum bekerja. Maka merubah maindset menjadi salah satu solusinya. Jadikan pekerjaan menjadi sesuatu yang sangat anda cintai, seperti halnya seseorang mencintai keluarganya, seseorang yang sedang mencintai orang lain meskipun mereka tau itu tidak mungkin karena alasan tertentu. Dengan mencintai pekerjaan maka anda bisa lebih bahagia dalam bekerja, sehingga kejenuhan akan bisa dihindari. Sebab biasanya orang yang merasa jenuh karena orang tersebut tidak mencintai pekerjaannya. jadikan pekerjaan menjadi teman bermain, Dengan mencintai pekerjaan maka bekerja akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

 

Berpikir positif

Berdasarkan hasil penelitian, bahwa karakter seseorang juga banyak dipengaruhi orang tersebut lebih sering negative thinking atau positif thinking. Ini artinya negative/positif thinking sangat besar pengaruhnya ke jati diri seseorang itu sendiri. Maka sangat logis jika positif thinking (berpikir positif) mampu menetralisir kejenuhan. Cobalah untuk memandang segala sesuatunya secara positif, buang jauh-jauh rasa iri dan dengki. Mari kita berfikir secara obyektif dan transfaran. Siapa didunia ini yang tidak punya kekurangan, aib, khilaf dll, maka bila kita menyadari hal tersebut sesungguhnya tidak ada alasan untuk mencari-cari kesalahan dan kekurangan orang lain lebih-lebih kepada orang yang dulu kita sayangi. Dengan berpikir positif maka akan terasa lebih tenang dan lebih fresh. Sehingga secara perlahan kejenuhan itu akan sirna dan akan tumbuh bibit semangat baru.

Pergi Berlibur

Berlibur,, siapapun pasti menyukainya, Karena berlibur adalah momentum yang sangat dinantikan oleh keluarga siapapun, terutama keluarga yang masih mempunyai anak yang baru menginjak dewasa. Disaat itu seseorang bisa mencurahkan dan meluapkan semua rasa emosi yang mungkin selama ini mengkristal. Lebih-lebih kepada mereka yang sedang mengalami boering dan sedang menghadapi masalah level tinggi. Berlibur juga menjadi peluang hadirnya inspirasi bagi seseorang yang sedang buntu karena menghadapi “PR” yang harus diselesaikan namun untuk sementara semuanya masih “abu-abu” dengan ketidak pastian.

Cara ini adalah cara yang paling menyenangkan dan efektif untuk mengurangi kejenuhan, bahkan sesuatu yang sifatnya masih belum pasti karena masih menunggu dengan penuh kecemasan. Disaat seperti ini, meluangkan waktu khusus untuk refreshing sangatlah diperlukan. Pergi kepantai, dan menjeburkan diri kelaut, bila perlu berteriak dengan sekuatnya dan bercengkerama bersama keluarga, akan menghilangkan kepenatan yang menyesakan. Setelah semua emosi terluapkan, beban terasa ringan, dan selanjutnya akan hadir kembali energy dan semangat baru untuk kembali beraktifitas.

Seperti apa kita esok, tercermin seperti apa kita hari ini. “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini”. Kita harus lebih optimis guna menggapai sinar yang lebih terang untuk hari esok. Jadikan kegiatan rutinitas sebagai teman bermain, Semoga kita terus semangat dalam menjalan aktifitas demi masa depan, masa yang lebih cerah, masa yang menentukan siapa saya nanti,, Amin.

Wallahu a’lam bi ash-shawab

Abdul Rouf, M.Pd.I

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Selamat Datang,Ada yang bisa kami bantu?
Assalamu'alaikum,
Silahkan bertanya kepada kami. Kami Siap membantu anda
Powered by
%d blogger menyukai ini: