QURBAN TERNYATA SUDAH ADA SEJAK NABI ADAM AS.

Batam – Qurban adalah salah satu ibadah yang disyariatkan dalam Islam. Ajaran ini merupakan ibadah yang pernah dijalankan Nabi Ibrahim AS saat akan menyembelih putranya, Ismail, sebelum diganti dengan seekor domba oleh Allah SWT.

Namun tahukah kamu sejarah qurban tidak hanya terjadi pada zaman Nabi Ibrahim? Dikutip dari sebuah video yang diunggah Muslim Virtual, Senin (5/8/2019), sejarah qurban terbagi menjadi tiga masa, yaitu pada zaman Nabi Adam AS, zaman Nabi Ibrahim AS, dan zaman Nabi Muhammad SAW.

1. Zaman Nabi Adam AS

Pada zaman Nabi Adam AS, kurban dilaksanakan oleh putra-putranya, yaitu Qabil dan Habil. Saat itu kurban dilakukan bermula dari masalah perebutan calon istri. Qabil mengeluarkan kurban dari hasil pertaniannya, dipilihlah buah-buahan yang sudah jelek-jelek.

Sedangkan Habil mengeluarkan kurban dari hasil peternakannya, dipilihlah hewan-hewan yang gemuk dan sehat. Kurban Habil yang kemudian diterima oleh Allah SWT karena niatnya yang tulus dan ikhlas. Sedangkan Qabil mengeluarkan sebagian hartanya dengan terpaksa.

Hal itu terisrat dalam Surah Al-Maidah ayat 27, sebagaimana Allah berfirman, “Ceritakanlah mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa.”

2. Zaman Nabi Ibrahim AS

Pada zaman Nabi Ibrahim AS, kurban dijalankan oleh Nabi Ibrahim AS sendiri. Ketika itu Nabi Ibrahim AS mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putra kesayanganya, Nabi Ismail AS. Tentu perintah ini menjadi ujian yang amat berat. Nabi Ibrahim AS kemudian membicarakan persoalan ini dengan Nabi Ismail AS.

Dengan keteguhan hati Nabi Ismail AS berkata: “Wahai bapakku kerjakanlah apa yang telah diperintahkan kepadamu, Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang bersabar,” (QS. Ash Shaffaat: 102). Tatkala Nabi Ibrahim AS membaringkan Nabi Ismail AS di Jabal Kurban kemudian Allah SWT menggantinya dengan seekor kibas atau domba.

3. Zaman Nabi Muhammad SAW

Kurban menjadi salah satu ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW selalu berkurban setiap tahun, mulai dari kambing hingga puluhan ekor unta. Nabi Muhammad SAW melakukan kurban pada saat melaksanakan Haji Wada di Mina.

Kala itu Rasulullah SAW menyembelih 100 ekor unta, 63 ekor disembelih dengan tangannya sendiri dan sisanya disembelih oleh Ali bin Abu Thalib. Keseluruhan hewan kurban tersebut disembelih setelah salat Idul Adha dilaksanakan.

Dalam surah Al-Hajj ayat 36 dijelaskan tentang jenis hewan yang dijadikan kurban, tujuan dari berkurban, cara menyembelih hewan kurban, waktu memakan daging kurban, dan orang-orang yang dapat memakan daging kurban. Berdasarkan contoh Rasulullah SAW inilah umat Islam melaksanakan ibadah kurban.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Selamat Datang,Ada yang bisa kami bantu?
Assalamu'alaikum,
Silahkan bertanya kepada kami. Kami Siap membantu anda
Powered by
%d blogger menyukai ini: