SANTRI AGRO PONPES NURUL ISLAM BERCOCOK TANAM

Murid-murid yang dicintai oleh gurunya,
Kanapa hanya dia yang dekat dgn guruku, padaha miridnya banyak ?…
___________________________________________
كَانَ بَعْضُ الْأَسَاتِذَةِ يُحِبُّ أَحَدَ تَلَامِذَتِهِ، أَكْثَرُمِنْ زُمَلَائِهِ، فَتَعَجَّبُوْا مِنْ ذَلِكَ، وَقَالُوا : لِأَيِّ شَيْءٍ يُحِبُّ أُسْتَاذُنَا هَذَا التِّلْمِيْذَ أَكْثَرَمِنَّا ؟ فَاَرَادَالْأُسْتَاذُ أَنْ يُظْهِرَ لَهُمُ السَّبَبَ فِي ذَلِكَ فَأَعْطَي كُلَّ وَاحِدٍمِنْهُمْ دَجَاجَةً،
Pada suatu saat sebagian ustadz mencintai salah satu dari seorang murid nya melebihi dari teman temannya, maka mereka merasa heran dari hal tersebut dan mereka (muridnya) berkata : karena apa ustadz kami mencintai murid ini lebih banyak dari kami ? Maka Ustadz itu ingin menampakkan sebab akan hal tersebut maka ia memberi kepada setiap murid satu ekor ayam
وَقَالَ : لِيَنْفَرِدُكُلُّ وَاحِدٍمِنْكُمْ فِي مَكَانٍ، وَلْيَذْبَحِ الدَّجَاجَةَ حَيْثُ لَا يَرَاهُ أَحَدٌ. فَاَمْتَثَلَ التَّلَا مِيْذُ أَمْرَالْاُسْتَاذِ، إِلَّا ذَلِكَ التِّلْمِيْذَالْوَحِيْدَ، فَإِنَّهُ رَدَّالدَّجَاجَةَ فَقَالَ لَهُ أُسْتَاذُهُ : مَالَكَ لَمْ تَذْبَحُ دَجَاجَتَكَ كَمَا ذَبَحَ أَصْحَابُكَ؟
dan ustadz itu berkata : menyendiri lah setiap seorang dari kalian di suatu tempat, dan sembelihlah ayam itu sekiranya tidak ada satu pun yang melihat. maka murid murid itu mematuhi perintah ustadz tersebut, kecuali murid tersebut , karena sejatinya dia mengembalikan ayam tersebut, dan maka gurunya berkata kepadanya : kenapa kau tak menyembelih ayam itu seperti hal nya teman teman mu menyembelihnya ?
فَقَالَ : لِأَنِّي لَمْ أَقْدِرْ أَنْ أَنْفَرِدَ فِي مَكَانٍ، لَا يَرَانِي فِيْهِ أَحَدٌ، فَإِنَّ اللَّهَ يَرَانِي فِي كُلِّ مَوْضِعٍ، فَقَالَ ا لْأُسْتَا ذُ لِلتَّلَامِيْذِ : أُنْظُرُوْا إِلَي هَذَا التِّلْمِيْذِ : يَخَافُ اللَّهَ ، وَلَا يَنْسَاهُ فِي أَيِّ مَكَانٍ، فَلِهَذَا أَحْبَبْتُهُ أَكْثَرَ مِنْكُمْ،
Maka ia berkata : aku tidak mampu untuk menyendiri di sebuah tempat tanpa ada yang melihat satu pun, karena sesungguhnya allah melihat ku di setiap tempat maka ustadz tersebut berkata kepada murid murid nya : lihatlah kepada murid ini : dia takut kepada allah, dan dia tidak lupa terhadap allah di setiap tempat, maka oleh karena ini aku mencintainya lebih dari pada kalian,
وَلَا شَكَّ أَنَّهُ إِذَاكَبِرَ يَكُوْنُ مِنَ الصَّالِحِيْنَ، الْمُطِيْعِيْنَ لِرَبِّهِمْ فِي كُلِّ حِيْنٍ
dan tidak ragu apabila ia tumbuh besar dia akan menjadi dari orang soleh, orang yang taat kepada tuhan mereka (allah) di setiap waktu.

0Shares